Saturday, December 19, 2015

Kumpulan kata Mutiara Islam

Kumpulan kata Mutiara Islam - Xinjiang yakni daerah otonomi di Republik Rakyat Tiongkok yg mayoritas penduduknya beragama Islam. Soal agama memang lah memantik rasa keingintahuan, lebih-lebih dari orang Indonesia yg mayoritas pun beragama Islam. Religiositas Xinjiang sedikit disingkap.

Yakni Alimu Abdurrahman, Wakil Presiden Xinjiang Islamic Institute, yg menatap ketertarikan keagamaan generasi jejaka Xinjiang. Ia menilai, kaum belia di wilayah Tiongkok yg 'mepet' Asia Tengah ini tidak lagi terlampaui tertarik soal agama.

"Dari sisi pandang aku soal nilai-nilai Islam, generasi bujang di Xinjiang agaknya sudah beralih," kata Alimu dikala berbincang bersama jurnalis Indonesia & Malaysia di Xinjiang Islamic Institute, Urumqi, Kumpulan kata Mutiara Islam  Xinjiang Uyghur Autonomous Region, Tiongkok, minggu(2/8/2015).

Jumlahnya jurnalis dari Indonesia & Malaysia dikasih peluang oleh Kementerian Pertalian Internasional Tiongkok utk mengahdiri Xinjiang, salah satunya mengahdiri Xinjiang Islamic Institute. Alimu menambahkan, ada kecenderungan kaum jejaka Xinjiang tidak lagi tertarik menggali ilmu Islam.

"Saya pikir makin sedikit saja anak bujang yg berkeinginan utk menuntut ilmu agama," ucapnya.

Dirinya menginginkan supaya ke depan kaum jejaka mampu menuntut ilmu segala factor termasuk juga Islam, pula mampu mencukupi kebutuhannya demi kehidupan yg tambah baik. Kumpulan kata Mutiara Islam  Menurut Islam, seluruhnya orang haruslah tetap mencari ilmu.

Xinjiang Islamic Institute berdiri sejak 1983 di bawah izin pemerintah setempat & beroperasi terhadap 1987. Ribuan lulusan telah dihasilkan. Peserta Didik di sini berusia dari 18 sampai 22 thn, semuanya pria sebab benar-benar begitulah tradisi Uyghur. Mereka dapat menuntut ilmu sampai mendapati gelar sarjana (bachelor).

"Target kami yaitu membina generasi jejaka," kata Alimu.

Diwaktu ini, institut ini mempunyai 280 peserta didik. Institut ini melangsungkan pembelajaran memakai bahasa Uyghur, bahasa etnis paling besar di wilayah ini.

Buat mempelajari di institut ini, pemerintah sudah mengaplikasikan kebijakan biar peserta didik tidak butuh membayar apapun. Tetapi, menurut Alimu, peserta didik yg menuntut ilmu dengan cara cuma-cuma malah condong tidak bersungguh hati menempuh pendidikan. Hasilnya institut mengaplikasikan kebijakan pembayaran segede 2.500 Kumpulan kata Mutiara Islam   Yuan buat anggaran makan peserta didik sendiri.

Peserta Didik diajari dua type pendidikan, merupakan 30 prosen materi kebudayaan & 70 prosen materi agama. Materi kebudayaan meliputi kebijakan pemerintah RRT, pc, geografi, histori, Bahasa Uyghur & Bahasa Tiongkok. Materi agama meliputi pelajaran Bahasa Arab, Alquran & Hadits, sampai kebudayaan Islam.

"Sarjana sesudah lima th menggali ilmu, mereka Kumpulan kata Mutiara Islam  bakal kembali ke kampung halamannya. Mereka bakal jadi imam & khatib di 'prefecture' & 'county' masing-masing," kata Alimu.

Institut pun menawari beasiswa & pelanjutan menggali ilmu ke negeri lain seperti Al Azhar Mesir. Metode pembelajaran di sini diajarkan seturut situasi aktual Xinjiang. Buku-buku pembelajaran yg difungsikan ialah yg dipercaya oleh pemerintah. & mereka berkomitmen melawan terorisme.

"Melawan ekstrimisme & terorisme. Islam memberi dukungan perdamaian," tegasnya.

Kira Kira 24 ribu imam & khatib sudah menyebar ke bermacam macam 'prefecture' & 'county'. Mereka digaji oleh pemerintah. Utk pengajar Agama Islam & staf, mereka digaji dari 5 ribu Yuan sampai 15 ribu Yuan. Imam & khatib digaji kurang lebih 2 ribu Yuan. Kusus buat imam & khatib, mereka pun biasa dikasih sumbangan oleh penduduk setempat.

Disaat rombongan Indonesia berkunjung, universitas kelihatan sepi lantaran memang lah kini sedang musim libur masa panas. Melongok ke ruangan kelas, meja-meja & papan catat berjejer, ada pun monitor LCD yg memberi dukungan pembelajaran. Sedia pun tempat ibadah milik Institut yg lumayan menampung beberapa ratus jamaah.

Tapi rencananya, di periode akan datang universitas mereka bakal berubah ke daerah Development Zone dgn ukuran yg lebih luas. Pemerintah Tiongkok akan mengucurkan dana 250 juta Yuan buat membangun universitas baru itu.

"Di penghujung thn depan, kami dapat pindah ke universitas baru. Tapi universitas ini bakal terus difungsikan buat mengajar imam & khatib buat tingkat 'county' pula utk pascasarjana," kata Alimu.

Dapat dibilang, Xinjiang Islamic Institute memang lah berikan perhatian pada pendidikan Islam khususnya kaum belia. Anak bujang yg lulus dari sini akan jadi ujung tombak penjaga pranata Islam.

Sedikit menuturkan soal Islam di mata kaum belia Xinjiang, satu orang Muslim bujang umur pernah berbincang soal perihal ini dalam bus yg melaju di kawasan wisata Danau Surgawi (Heavenly Lake), Xinjiang, kepada Senin (3/8).

Anak belia itu yakni Rahim, cowok muslim 27 thn peranakan etnis Muslim Hui & Uzbek, dua etnis yg pun dinamakan yang merupakan penghuni wilayah Xinjiang sejak dulu saat. Rahim menuturkan bahwa generasi Muslim jejaka Xinjiang tidak terlampaui ribut soal agama.

"Kebanyakan kita beragama dengan cara masing-masing. Di antara mereka serta tidak senantiasa salat lima diwaktu, mereka sanggup puasa & serta tak puasa diwaktu Ramadan. Contohnya mereka serta puasa, tetapi masihlah terhubung restoran di siang hri dikala Ramadan," kata Rahim.

Melihat-lihat anak jejaka yg berseliweran di jalanan Urumqi, kadang susah dibedakan identitas keagamaan dari masing-masing orang. Tapi masihlah, sebahagian dari mereka mengenakan menunjukkan identitasnya contohnya melalui pengenaan kerudung terhadap wanita.

"Sebagian mereka serta minum bir, perempuannya bahkan berkaos pendek & memanfaatkan rok setinggi ini (menunjuk paha). Tetapi mereka menyebutkan dia Islam serta," kata Rahim.

Agama ialah urusan pribadi masing-masing. Kumpulan kata Mutiara Islam  Sebenarnya bukan cuma generasi belia, tetapi generasi sepuh dinamakan Rahim serta tidak senantiasa patuh beragama. Kumpulan Kata kata Mutiara Islam Terbaik

Negeri, menurut Rahim, tidak membatasi kehidupan beragama Islam di Xinjiang. Ia membantah ada larangan berpuasa Ramadan yg diterapkan pemerintah di daerah ini.



Kumpulan kata Mutiara Islam


"Kabar bahwa Muslim di Xinjiang dilarang berpuasa itu seperti lelucon. Di sini orang berpuasa & tak berpuasa seturut pribadinya masing-masing," ujarnya sambil tersenyum.

Soal kegiatan keagamaan berupa pendirian masjid, pemerintah mengaplikasikan syarat mesti ada setidaknya 300 sampai 400 orang penganut agama buat mendirikan masjid tempat ibadah. Ini dijelaskan oleh Alimu Abdurrahman.

Ada 24.200 tempat ibadah di Xinjiang. Mayoritas mereka ialah Muslim Sunni yg merujuk terhadap aliran Imam Hanafi.

Kumpulan kata Mutiara Islam Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ipan Ripai

0 comments:

Post a Comment